Menghindari Pinjaman Online
Selasa, 03 November 2021
Pembahasan mengenai pinjaman online adalah pembahasan yang cukup menarik. Pasalnya banyak orang yang melakukan pinjaman online di masa sekarang. Pinjaman online merupakan salah satu aktifitas yang sedang digemari banyak orang selama beberapa tahun terakhir. Pasalnya, pinjaman online ini mudah dilakukan sehingga banyak orang yang lebih memilih meminjam uang secara online daripada meminjam di bank. Syarat-syarat yang harus dipenuhi hanya sekadar mengirimkan data diri, foto diri dengan KTP, akun email, dan juga media sosial. Berbeda dengan meminjam uang di bank yang dimana harus memenuhi banyak syarat seperti data diri, foto KTP, kartu keluarga, kartu kredit, dan masih banyak lagi. Syarat yang cukup sulit membuat orang-orang lebih memilih melakukan pinjaman online. Selain itu, pinjaman online bisa dilakukan dirumah saja, cukup membuka gadget dan tidak perlu keluar rumah seperti melakukan pinjaman di bank.
Namun ternyata pinjman online ini membawa dampak buruk. Karena banyak sekali pinjaman-pinjaman online yang ilegal. Salah satu dampak dari pinjaman online adalah bunga yang besar. Sudah banyak kejadian dimana orang orang harus membayar bunga yang berkali-kali lipat lebuih besar dari uang yang kita pinjam. Bahkan, banyak juga peminjam yang diteror melalui media sosial. Selain itu, mereka (pinjaman online ilegal) dapat mengakses perangkat komunikasi kita. Biasanya pinjaman online legal hanya dapat mengakses kamera, mikrofon, dan lokasi kita. Namun pinjaman oneline ilegal mampu mengakses lebih dari itu, seperti kamera dan mikrofon untuk verifikasi dan GPS untuk memastikan keberadaan. Hal-hal tersebut cukup menakutkan karena sudah melewati batas privasi orang-orang.
Selain itu, pihak pinjaman online kerap meminta nomor telepon darurat seperti nomor telepon teman atau keluarga peminjam. Jadi, ketika si peminjam terlambat membayar, penagih akan meneror teman atau keluarga peminjam. Penagih tidak segan untuk mengirimkan banyak pesan dan menelepon teman atau keluarga peminjam. Hal tersebut tentu membuat keluarga atau teman si peminjam merasa tidak nyaman. Pasalnya, bukan mereka yang meminjam uang namun mereka juga kena teror.
Banyak juga orang yang di PHK dari pekerjannya karena ia tidak sanggup membayar bunga yang terus bertambah berkali-kali lipat. Biasanya orang tersebut mencantumkan nama perusahaan tempat ia bekerja karena ia anggap itu sebagai sebuah jaminan. Tentu hal ini bisa merugikan perusahaan juga.
Sebisa mungkin kita harus menghindari penggunaan pinjaman online. Lebih baik meminjam uang di bank karena jauh lebih terpercaya dan aman. Juga, terbebas dari bunga yang berkali-kali lipat. Lalu apabila kita diteror oleh penagih pinjaman online padahal bukan kita yang meminjam, segera lapor polisi karena bisa saja peminjam itu melakukan hal-hal berbahaya kepada kita.
Selain itu, kalau memang tetap ingin melakukan pinjaman online, carilah referensi pinjaman online yang legal dan terpercaya. Tanya kepada orang sekitar yang pernah melakukan pinjaman online dan juga melakukan riset di internet sehingga bisa terhindar dari pinjaman online ilegal.
Apabila semakin banyak masyarakat yang menggunakan pinjaman online terutama yang ilegal maka bisa membahayakan banyak orang, bukan hanya peminjam saja, namun juga teman atau keluarga peminjam bisa terkena bahaya. Kalau semakin banyak orang yang diteror penagih pinjaman online maka orang tersebut bisa benar-benar dalam bahaya. Tentu hal itu akan meresahkan seluruh masyarakat Indonesia.
Melihat banyak dampak buruk yang disebabkan oleh aktifitas pinjaman online, sebaiknya, kita sebagai warga yang bijak meminimalisir atau tidak menggunakan pinjaman online. Walaupun penggunaan pinjaman online jauh lebih mudah dibandingkan meminjam di bank, tetapi keamanan privasi kita tidak terjaga. Karena seperti yang kita tahu bahwa banyak pinjaman online ilegal yang menyimpan data diri kita dan bisa saja mereka melacak lokasi kita bahkan bisa saja melakukan kejahatan. Apabila menabung di bank, tentu saja privasi kita terjaga sehingga bisa meminimalisir kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi.
Kesimpulannya adalah kita harus meminimalisir atau mengurangi dan menghindari peminjaman online. Walaupun zaman sekarang sudah semakin canggih, namun seringkali orang menyalahgunakannya. Bahkan banyak orang yang melakukan kejahatan lewat alat komunikasi seperti gadget. Meminimalisir penggunaan pinjaman online tentu bukan hanya demi keselematan diri sendiri saja, namun juga demi keselamatan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar. Namun apabila masih ingin melakukan pinjaman online karena beberapa hal tertentu, kita bisa melakukan riset secara mendetail di internet terlebih dahulu. Kita harus mencari pinjaman online yang legal, terpercaya, dan sudah banyak penggunanya. Tanyakan juga kepada orang sekitar yang berpengalaman atas pinjaman online ini. Tentu kita tidak boleh asal memilih situs pinjaman online. Di era yang sudah semakin canggih ini, bukan berarti kita bisa lebih bebas memilih menggunakan aplikasi atau situs yang ada di internet. Justru di era yang semakin canggih ini kita harus bisa lebih berhati-hati karena orang akan lebih mudah melakukan tindakan kejahatan.
Mengingatkan satu sama lain adalah hal yang penting, salah satunya mengingatkan orang sekitar untuk tidak melakukan pinjaman online sembarangan. Karena bisa saja dampak buruk terjadi kepada kita juga. Terutama orang-orang yang baru saja mengenal teknologi-teknologi canggih dan langsung asal meminjam uang secara online tanpa melakukan riset secara detail terlebih dahulu. Tentu hal itu adalah kesalahan yang sangat besar. Maka, sebagai masyarakat Indonesia yang bijak, kita harus menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, juga mengingatkan satu sama lain.
Comments
Post a Comment